Carilah Guru Pembimbing di Akhir Zaman ini atau Sahabat Yang Shalih

Nasehat-nasehat penting dari habib Abdullah bin Alwi bin Muhammad Al-Haddad tentang akhir zaman dan sikap-sikap di dalam menghadapinya. Ketika kita membacanya dan merenunginya, maka kita dapati semua yang telah dikatakan beliau sungguh benar-benar sedang terjadi zaman kita sekarang ini. Sehingga nasehat-nasehat beliau patut kita jadikan tuntunan.

Beliau berkata, “ Penyakit-penyakit hati itu lebih berbahaya dan lebih buruk dari penyakit-penyakit jasad dari berbagai sisi. Di antara tandanya adalah; bermalas-malasan dalam menjalankan keta’atan, merasa berat untuk melakukan kebaikan, berambisi atas syahwat duniawi dan segala kelezatannya, bernafsu di dalam memakmurkannya, ingin berlama-lama di dalam kehidupan duniawi dan yang semisalnya dari prilaku-prilaku ahli ghaflah (lalai) dan orang-orang yang berpaling dari Allah.

Cara yang paling ampuh di dalam mengobati penyakit-penyakit hati yang demikian itu, adalah hendaknya ia mencari guru yang ‘alim yang ‘arif dari orang yang menguasai hati dan batin. Jika ia tidak menemukannya, maka carilah saudara yang shalih yang mau menasehatinya yang ia mampu meminta pandangan dan isyaratnya di dalam mengenali penyakit-penyakit hati dan cara mengobatinya. Jika belum beruntung menemukan saudara yang shalih, sebagaimana umumnya zaman saat ini dari sedikitnya partisipasi di dalam kebenaran dan kebaikan, maka hendaknya ia berpegang dengan kitab-kitab para imam yang ahli di bidang ini yang telah menulis di dalam menjelaskan penyakit-penyakit hati dan cara di dalam mengobatinya. Dan kitab yang paling lengkap dan bermanfaat adalah kitab Ihya Ulumiddin khususnya di bagian Rub’ul Muhlikat (bab-bab yang membahas masalah hati), karena kitab tersebut ditulis untuk membahas penyakit-penyakit hati dan cara mengobatinya, juga tand-tanda yang menunjukkan adanya penyakit-penyakit itu, kronis dan lemahnya dan lain sebagainya.

Akan tetapi kitab-kitab itu masih belum bisa menggantikan kedudukan seorang syaikh yang ‘arif dan saudara yang shalih di dalam menggapai tujuan, akan tetapi itu hanyalah sekedar jalan alternative dan sungguh Allah akan membantunya sesuai kadar semangat, kesungguhan dan kebaikan niatnya. Dan Allah lah Dzat Yang Maha Menolong dan Membantu.

Refrensi : Kitab Majmu’ Habib Abdullah bin Husein bin Thahir, hal. 128
(Ibnu Abdillah Al-Katibiy)

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*